Saturday, April 21, 2018

Tugas #2: Membangun Karakter Anak lewat Dongeng/Cerita

Cerita/Dongeng malam ini tentang Kelinci, Tupai dan Gajah.

Kelinici dan Tupai kelaparan, padahal mereka sudah berusaha mencari makan, tetapi belum menemukannya. Hingga akhirnya mereka berdoa kepada Allah, agar Allah memberikan rizki yang cukup dan barokah kepada mereka.

Tiba-tiba Gajah datang, ia baru saja dari tepi sungai yang ada di dalam hutan. Gajah membawa 2 buah apel merah yang telah ranum. Gajah memberikan Apel tersebut kepada Kelinci dan Tupai. Mereka senang sekali, dan mengucapkan terimakasih pada Gajah, serta bersyukur kepada Allah, karena telah mengabulkan doa mereka dengan sangat cepat.

Saat berdongeng/bercerita dengan S, kita lebih sering berinteraksi (alias diinterupsi melulu, hahaha). S anak yang punya rasa penasaran cukup tinggi, bisa mengkomunikasikannya dengan baik dan punya standar tertentu atas beberapa hal, maka selain bertanya ia juga sering mengoreksi.

Sedikit warning bahwa "emaknya lagi mau cerita dulu, nih," beberapa kali dilakukan agar jalannya cerita runut sebagaimana bayangan ibunya.

Walaupun kadang gemes juga diinterupsi setiap cerita, but ya, saya bersyukur. Dia punya curiosity yang tinggi, sense of reality, imagination dan daya analisa yang Masyaa Allah, terbilang baik di usianya yang baru 2 tahun 11 bulan ini. Alhamdulillah...

#BundaSayang
#IbuProfesional
#GrabYourImagunation
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#day2

Cemilan #1: Teknik Berkisah dan Mendongeng

πŸ‹πŸŠπŸπŸŽπŸπŸ‡

1. Membuka Cerita
Ice Breaking atau beri gambaran seputar cerita yang akan disampaikan.

2. Saat Bercerita
πŸ‡Kuasai teknik menguasai audiens
πŸ’Saat anak belum tenang , anak bisa diberikan pertanyaan atau pas lagi nyanyi ajak anak yang belum tenang untuk bernyanyi bersama.
πŸ’Saat anak bisa menebak cerita, bilang "wah bagus/betul"  terus tanyakan apa lagi yang kamu tahu setelah itu?
πŸ’Bila kita lupa teks dongeng,  kita bisa improvisasi ceritanya,  usahakan tetap tenang dan tidak panik.

πŸ‡Kuasai teknik olah vokal

πŸ’ *Teknik Olah Vokal I*
Sumber : teknik Suara Kucing
Teknik olah vokal suara kucing bisa kita gunakan untuk suara beberapa binatang diantaranya gajah,  kuda dan monyet.  Selain itu bisa juga kita gunakan untuk suara ambulan,  mengerem,  kereta. 

πŸ’ *Teknik Olah Vokal II*
Sumber teknik suara bebek,  bisa kita gunakan untuk suara tokoh suneo,  kambing dan tokek.

πŸ’ *Teknik Olah Vokal III*
Sumber teknik suara harimau bisa kita gunakan untuk tokoh penjahat atau suara binatang yang sedang berbicara saat cerita fabel, seperti : beruang,  anjing,  serigala,  singa.

πŸ’ *Teknik Olah Vokal IV*
Sumber teknik suara sapi bisa digunakan untuk suara ayah (jika yang mendongeng perempuan),  tokoh kartun : Sopo,  Raksasa.  Selain itu bunyi suara sapi bisa digunakan untuk suara binatang yang sedang berbicara saat cerita fabel : buaya,  gajah,  kerbau,  gorilla

πŸ’ *Teknik Olah Vokal V*
Suara unik dan pengiring cerita kakek/nenek :lipat/tempelkan ujung lidah ke gusi bawah bagian dalam. 
Teknik suara diatas bisa digunakan untuk suara alam : petir, hujan,  ombak,  angin.
Bisa juga suara kendaraan : mobil,  motor,  delman,  helikopter.

πŸ‡Kuasai teknik merekayasa cerita (merubah cerita)
a.  Pilih cerita pendek
b.  Paham isi/alur cerita dan pahami hikmahnya
c.  Hitung jumlah tokoh dan pelajari suaranya
d.  Buatlah rekayasa di setiap adegan

3. Menutup Cerita
πŸ’ Evaluasi cerita
πŸ’ Sampaikan pesan yang bisa diambil dalam cerita tersebut

πŸ“ *Teknik Olah Gerak*
πŸ’ Tangan diatas pinggang
πŸ’ Badan Merendah
πŸ’ Wajah Ceria
πŸ’ Gerak tubuh sesuai karakter si tokoh

4. Praktek Bercerita
Tanamkan sugesti positif
*_Saya Pasti Bisa_*
*_Saya Pasti Ceria_*
*_Saya Pasti Mempesona_*

Salam Ibu Profesional
Tim Fasilitator Bunda Sayang

πŸ“š Sumber
*_Hasil Workshop Sehari Mendongeng Bersama Kak Mul_*

Thursday, April 19, 2018

Tugas #1: Membangun Karakter Anak melalui Dongeng (atau cerita/kisah-kisah)

Amih: S mau diceritain apa malam ini?
S: Mmm.. apa ya? Cerita tentang kumbang, Allah, tentang S, katak beracun, nabi, semuanya.
A: Wah, banyak amat? Cerita apa dulu, ya.
S: Allah aja, Allah.
A: Hmm.. Allah itu Maha Baik, ya?
S: Iya...
A: Allah sayang sama S
S: sama amih juga, sama abih juga.
A: iya, Allah sayang sama kita semua, ya?
S: iya...
A: Allah kasih S amih dan abih, untuk menyayangi S, merawat serta mendidik S.
S: Iyah...
A: Allah juga kasih S mata, hidung, mulut, tangan ...
S: Jidat, kuping, pipi, ketèk juga ya, Mih?
A: Hahaha iya, masyaa Allah hebat. Iya, Allah kasih seemuanya untuk S karena Allah sayang banget sama S, ya?
S: Iyaa.. Amih juga ya, Abih juga. Allah sayang.
A: Iya, Alhamdulillah... karena Allah udah sayang sama kita, makanya kita harus rajin beribadah, ya? Rajin so...?
S: ... lat.
A: Rajin nga?
S: ... ji.
A: Rajin apalagi? Rajin sodakoh, ya? Sodakoh itu yang masukin uang ke dalam kotak di mesjid. Inget nggak S?
S: Ohh.. kotak yang ada rodanya itu, mih?
A: Iyaa.. kotak yang itu, sodakoh ke mesjid, ya?
S: Iyaa...
A: Kalo kita rajin beribadah, nanti Allah tambah sayang sama kita, ya?
S: Iyaa...

Cerita sebelum tidur ini, Alhamdulillah sudah lama saya praktekkan untuk S. Kalau para orang tua biasanya membacakan buku, untuk saya pribadi bercerita dengan mengarang bebas seperti ini lebih fleksible dan nggak harus ribet dengan perintilan buku-buku juga lampu yang harus terus menyala padahal sudah injury time menuju tidurnya S. S terbiasa tidur dalam keadaan gelap, sehingga lampu yang menyala terang membuat ia sulit terlelap.

Bercerita bebas sesuai keperluan orang tua seperti ini sedikit banyak membantu saya untuk menanamkan beragam hal yang ingin saya tanamkan pada diri anak, yang bahkan efeknya bisa sangat maksimal karena dilakukan sesaat sebelum anak terlelap. Alhamdulillah, Masyaa Allah.

Saya terbiasa menceritakan 3 versi cerita, malam ini cerita pertama tentang Allah, cerita kedua tentang S, cerita ke tiga tentang Amih, Abih dan S, yang semua tema tersebut adalah pilihan S sendiri. Bagian saya adalah mengarahkan cerita kedua tentang baiknya membantu orang tua, dan cerita ke tiga tentang jalan-jalan kami ke kebun binatang.

Alhamdulillah, Masyaa Allah.

#KuliahBunsayIIP
#Level10
#GrabYourImagination
#IbuProfesional
#BundaSayang